Maknai Takbir, Lahirkan Syukur, Sirnakan Takabur
Maknai Takbir, Lahirkan Syukur, Sirnakan Takabur Selasa, 21 Agustus 2012, 14:44 WIB blogspot.com Ilustrasi AL-AKHBAR ON LINE - Ramadhan telah pergi meninggalkan kita. Syawal pun hadir dan seluruh umat Islam menyambutnya dengan sukacita. Kesukacitaan itu juga menuai kesedihan yang tampak nyata, melalui tradisi salam-salaman, mohon maaf kepada sesama, hingga nuansa haru biru mewarnai jutaan umat Muslim dunia. Itulah jejak indah selepas Ramadhan, disadari maupun tidak, manusia berusaha membuka diri untuk saling introspeksi dan bersedia meminta juga memberi maaf. Ramadhan dan Syawal bagai dua sisi mata uang. Jika dalam bulan Ramadhan, Allah menghendaki kita untuk melatih jasmani dan rohani melalui puasa, maka di bulan Syawal inilah kita dikehendaki oleh Allah untuk membesarkannya. Perintah untuk membesarkan asma Allah ini tertuang dalam Quran Surah Al-Baqarah ayat 185, “.... dan agar kalian menyempurnakan hitungan (bilangan) hari puasa da...